Tantangan Geografis Labuhanbatu Kompleks, Kapabilitas Kasat Reskrim AKP M Jihad Fajar Diapresiasi


 MEDAN — 

Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Kawal Rakyat Sumatera Utara (HIMA KRS), Muhammad Kurniawan, menyampaikan apresiasi atas capaian kinerja Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Labuhanbatu, AKP M Jihad Fajar Balman, S.Tr.K., S.I.K..

Sebagai aktivis Sumatera Utara sekaligus putra asli daerah Labuhanbatu, Kurniawan menilai dedikasi serta ketegasan AKP M Jihad Fajar Balman beserta jajaran Sat Reskrim dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) berdampak positif bagi warga.

Kurniawan menjelaskan bahwa wilayah hukum Kabupaten ⁠Labuhanbatu memiliki karakteristik geografis yang menantang. Sebagai daerah di kawasan Pantai Timur Sumatera, Labuhanbatu mencakup wilayah perkotaan (Rantauprapat), kawasan perkebunan yang luas, daerah aliran sungai (DAS), hingga wilayah pesisir pantai yang berbatasan langsung dengan Selat Malaka."Kondisi geografis yang lintasannya luas, meliputi perkebunan sawit hingga jalur perairan pesisir, secara natural menciptakan celah kerawanan kriminalitas yang tinggi. Mulai dari jalur pelarian kejahatan konvensional, konflik agraria, hingga potensi penyelundupan," kata Kurniawan.

Menurutnya, kompleksitas medan ini membutuhkan sosok pemimpin fungsi Reserse yang tangguh di lapangan. AKP M Jihad Fajar Balman dinilai sebagai figur yang tepat dalam menjawab tantangan tersebut. Karakter kepemimpinannya yang taktis serta konsistensinya turun langsung memimpin pengungkapan kasus di medan-medan sulit dianggap sebagai bukti penguasaan teritorial yang baik.

Capaian Kinerja Sat Reskrim Polres Labuhanbatu di bawah kepemimpinan AKP M Jihad Fajar Balman, Sat Reskrim Polres Labuhanbatu mencatatkan sejumlah penanganan hukum yang responsif, antara lain:

Respons Cepat Kasus Atensi: Tindakan taktis dalam membongkar kasus kriminalitas jalanan dan kasus pencurian dengan kerugian besar di wilayah hukum Labuhanbatu.

Penekanan Kejahatan Konvensional: Menindak para pelaku kejahatan pencurian dan premanisme bermodus pemerasan yang mengganggu ketenangan warga.

Penegakan Hukum Tipikor: Melanjutkan pengusutan penyalahgunaan anggaran, termasuk penanganan kasus dugaan korupsi pengelolaan dana desa guna menyelamatkan keuangan negara.

Pendekatan Humanis: Menyeimbangkan tindakan hukum yang tegas dengan aksi sosial kemasyarakatan guna mempererat hubungan Polri dengan warga lokal.

"Sebagai putra asli Labuhanbatu, saya melihat adanya konsistensi penegakan hukum di daerah. Mengingat luasnya wilayah kita, kinerja cepat dan responsif dari Kasat Reskrim AKP M Jihad Fajar Balman beserta seluruh jajaran perlu dipertahankan. Ini menjadi bukti bahwa Polres Labuhanbatu hadir sebagai pelindung dan pengayom masyarakat secara presisi," ujar Muhammad Kurniawan dalam keterangan persnya di Medan.

Kurniawan menambahkan bahwa HIMA KRS akan terus mendukung langkah-langkah progresif Polres Labuhanbatu dalam menyapu bersih segala bentuk tindak pidana demi memastikan jaminan rasa aman bagi setiap warga di Kabupaten Labuhanbatu.(andry)


Posting Komentar

0 Komentar