Inovasi Smart Meter AMI Dinilai Jadi Langkah Maju PLN Perkuat Layanan Ketenagalistrikan Nasional


Jakarta,-

Analis kebijakan publik dan sosial-politik nasional, Nasky Putra Tanjung, menilai percepatan transformasi digital yang dilakukan PT PLN (Persero) di bawah kepemimpinan Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo melalui penerapan Advanced Metering Infrastructure (AMI) atau Smart Meter merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas layanan ketenagalistrikan nasional.

Menurut Nasky, implementasi Smart Meter AMI yang terus diperluas di berbagai Unit Induk Distribusi (UID) PLN menunjukkan komitmen perusahaan menghadirkan layanan yang semakin akurat, transparan, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan pelanggan. "Inovasi ini bukan sekadar modernisasi teknologi, tetapi menjadi lompatan besar dalam membangun sistem kelistrikan nasional yang lebih transparan, efisien, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat," ujar Nasky dalam keterangan pada awak media, di Jakarta, Rabu (7/7/2026).


Smart Meter AMI Jawab Kebutuhan Masyarakat

Alumnus INDEF School of Political Economy tersebut menilai transformasi digital yang dijalankan PLN telah menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan kelistrikan yang semakin mudah dan berbasis teknologi.

Sejak mulai diterapkan pada 2023, Smart Meter AMI telah digunakan oleh sekitar 1,2 juta pelanggan di sejumlah wilayah operasional PLN. Kehadiran teknologi ini memungkinkan pencatatan konsumsi listrik secara otomatis, meningkatkan akurasi pengukuran, serta memberikan kemudahan bagi pelanggan dalam memantau penggunaan listrik dan tagihan yang sedang berjalan.

Menurutnya, Kebijakan PLN saat ini semakin menjawab kebutuhan masyarakat. Dengan Smart Meter AMI, pelanggan memperoleh layanan yang lebih cepat, transparan, dan berbasis digital. "Ini merupakan langkah positif yang menempatkan masyarakat sebagai fokus utama transformasi pelayanan," katanya.

Oleh karena itu, Sebagai bagian dari elemen masyarakat sipil (civil society), Kami menyampaikan apresiasi atas konsistensi serta kontribusi nyata PLN dalam menghadirkan inovasi yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik.

Ia optimistis implementasi Smart Meter AMI akan mendorong pengelolaan sistem kelistrikan yang semakin efisien sekaligus meningkatkan kepercayaan pelanggan melalui transparansi data penggunaan listrik.


Dukung Transformasi Menuju Layanan Publik Digital

Selanjutnya, Nasky menyebut, Indonesia tengah bergerak menuju konsep digital welfare state, di mana pelayanan publik dituntut semakin proaktif, cepat, dan efisien.

"Digitalisasi membuat pelayanan publik tidak lagi bersifat reaktif, tetapi mampu memberikan solusi secara cepat dan tepat. Dalam konteks ini, Implementasi Smart Meter AMI merupakan bagian penting dari arah besar transformasi digital nasional," terangnya.

Meski demikian, ia mendorong PLN untuk terus memperluas implementasi Smart Meter AMI disertai sosialisasi dan edukasi yang masif kepada masyarakat, mulai dari cara kerja perangkat, perlindungan data pelanggan, hingga mekanisme layanan apabila terjadi kendala.

"Transformasi digital akan semakin berhasil apabila masyarakat memahami manfaat teknologi yang digunakan. Karena itu, edukasi harus berjalan seiring dengan perluasan implementasi Smart Meter," tambahnya.

Di akhir keterangannya, Founder Nasky Milenial Center (NMC) tersebut berharap PLN terus menjaga konsistensi transformasi digital agar mampu menghadirkan sistem kelistrikan yang semakin modern, andal, dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

"Masyarakat menaruh harapan besar terhadap inovasi dan kerja nyata PLN. Smart Meter AMI diharapkan menjadi penguat transformasi pelayanan sehingga hubungan antara pelanggan dan PLN semakin mudah, cepat, dan tanpa hambatan birokrasi," tutupnya.(Andry)

Posting Komentar

0 Komentar