Medan,-
Muhammad Ridwan, lulusan S-2 Ekonomi Syariah di Pascasarjana Universitas Islam Negeri Syech Ali Hasan Ahmad Addary (UIN-Syahada) Kota padangsidimpuan, berhasil menorehkan prestasi sebagai wisudawan terbaik I Program Studi Ekonomi Syariah Pascasarjana Universitas Islam Negeri Syech Ali Hasan Ahmad Addary (UIN Syahada) Padangsidimpuan.
Pada sidang senad terbuka wisuda sarjana ke-LIV & Pascasarjana XXVII yang digelar pada hari Minggu 25 Januari 2026 di Auditorium UIN-Syahada Kota Padangsidimpuan dengan IPK 3.95 dengan predikat cumlaude.
Ada sebanyak 450 wisudawan/wati sarjana dari berbagai program studi dan 50 wisudawan/wati Pascasarjana.
Dalam perjalanannya Ridwan juga berhasil menerima penghargaan sebagai "Best Presenter" pada acara International Conference on Islamic, economic, Finance and Sosial Finance (ICONICSOF) yang ke-5 dengan tema "Sustainable Green Economy" yang diselenggarakan oleh UIN Syahada pada tanggal 05-06 November 2024 yang lalu,"Pungkasnya.
Mantan Aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Padangsidimpuan -Tapanuli Selatan, Sumatera Utara ini, menunjukkan bahwa kerja keras dan tekad yang kuat dapat mengantarkan seseorang mencapai puncak kesuksesan.
Setelah menerima penghargaan wisudawan terbaik I, Ridwan mengungkapkan perasaannya sangat bahagia dan terharu, "saya sangat bersyukur dan bahagia atas pencapain ini, ini saya dedikasikan untuk istri dan orangtua saya, pencapain ini juga tidak terlepas dari dukungan istri, kedua orangtua saya dan jajaran civitas akademik kampus khususnya pengelola pascasarjana UIN SYAHADA,"Terangnya.
Saya berasal dari keluarga sederhana namun itu tidak menjadi penghalang bagi saya untuk terus tumbuh dan bersinar untuk menjadi lebih baik.
Ridwan yang juga sebagai Kader GP-Ansor ini juga menambahkan bahwa, "Salah satu indikator penting dalam index pembangunan manusia (IPM) adalah Pendidikan, karena pendidikan meningkatkan produktivitas, keterampilan, pengetahuan. Pendidikan itu bisa membuat seseorang memiliki 3 kecerdasan, berupa kecerdasan spiritual kecerdasan sosial dan kecerdasan intelektual,"Jelasnya.
Perjalanan Ridwan menuju kesuksesan ini bukanlah hal yang mudah, selama proses perkuliahan ia harus membagi waktu sebagai seorang mahasiswa dan juga sebagai seorang praktisi perbankan disalah satu Bank Himbara yaitu di PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Selain fokus pada akademik, Ridwan juga aktif di berbagai organisasi kepemudaan seperti GP-Ansor Tapsel Juga sebagai Owner Tamsid Food, Setelah menyandang gelar Magister Ekonomi, Ridwan bercita- cita untuk melanjutkan studi di jenjang S-3.
Dalam tesisnya yang berjudul "Pengembangan Technology Acceptance Model dalam menganalisis perilaku Pandangan Muslim terhadap Penggunaan Quick Response Code Indonesia Standart (QRIS)." Menunjukkan bahwa perilaku pedagang muslim dalam menggunakan qris sebagai media transaksi dapat meningkat jauh lebih besar apabila para pelaku UMKM melek terhadap literasi keuangan, melek terhadap digitalisasi, kemudian para pelaku UMKM yang sudah menggunakan QRIS ini diberikan dukungan /pelatihan dalam memperdalam UMKM yang ditekuni. Karena UMKM memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi.
Kisah Muhammad Ridwan ini contoh nyata bahwa tekad dan semangat yang kuat, mimpi bisa diraih. (tim)

0 Komentar