Reynaldi K Siregar Desak Bupati Tapsel Evaluasi Kadis PUPR dan PPK atas Dugaan Korupsi T.A 2025


 Tapanuli Selatan,-

Aliansi Mahasiswa Pemuda Menuju Tapanuli Selatan Bangkit melakukan aksi unjuk rasa damai jilid I di depan Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan (PUPR-Tapsel).Jum'at. 18 September 2026.


Koordinator Aksi Raynaldi K Siregar mengungkapkan dalam aksinya meminta kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan (PUPR-Tapsel) segera turun langsung untuk menanggapi atas aspirasi yang kami sampaikan.


Ditambahkan, Raynaldi juga menyampaikan adanya dugaan penyalahgunaan wewenang dan jabatan hingga adanya temuan kejanggalan pada pada pekerjaan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan (PUPR-Tapsel) Tahun Anggaran 2025.


Beberapa temuan dan informasi di lapangan yang kami temukan adanya kejanggalan pada Spesifikasi (RAB) Pekerjaan di Dinas Kabupaten Tapanuli Selatan (PUPR-Tapsel) Tahun Anggaran 2025 antara lain : 


• Rehabilitasi Jalan Parkayuan-Huta Pohan Kecamatan Saipar Dolok Hole.

• Rehabilitasi Jalan Sibadoar-Simpang Parkayuan Kecamatan Saipar Dolok Hole.

• Peningkatan Jalan Hauapan-Sibadoar Kecamatan Saipar Dolok Hole.

• Peningkatan Jalan Siuhom-Nauli Kecamatan Angkola Barat.


Tuntutan massa aksi unjuk rasa damai jilid I dari Aliansi Mahasiswa Pemuda Menuju Tapanuli Selatan Bangkit di antara lain : 


1. Mendukung Bupati Tapanuli Selatan mengevaluasi Kepala Dinas Pekerjaan  Umum dan Penataan Ruang Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan (PUPR-Tapsel) beserta pejabat pembuat komitmen (PPK) Direktur Teknis (Dirtek) dan pengawas dalam pekerjaan yang kami uraikan di atas dikarenakan proses pengerjaan melebihi batas kontrak sehingga menyebabkan kualitas bangunan tidak maksimal ataupun kurang memperhatikan postur dari pada pekerjaan tersebut di daerah Tapanuli Selatan.


2. Mendesak Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Tapanuli Selatan agar segera memanggil dan memeriksa Kepala Dinas PUPR Tapanuli Selatan beserta dengan PPK Dirtek dan pengawas karena kami menduga pekerjaan tersebut syarat korupsi.


"Aksi unjuk rasa tersebut dari Aliansi Mahasiswa Pemuda Menuju Tapanuli Selatan "Bangkit" tidak ditanggapi atas oleh Dinas PUPR Kabupaten Tapanuli Selatan".


Aliansi Mahasiswa Pemuda Menuju Tapanuli Selatan "Bangkit" akan kembali melakukan aksi unjuk rasa damai jilid II didepan Kantor Dinas PUPR Tapanuli Selatan dan Kantor Kejaksaan Negeri Tapanuli Selatan pada hari Selasa, 22 September 2026 pada pukul 14:00 s/d selesai sekaligus laporan Dumas atas informasi dan temuan dilapangan.(R02)


Posting Komentar

0 Komentar