Perjalanan Dinas Inspektorat Tapsel Capai Milyaran Rupiah, AMBPK Sumut Gelar Aksi Unjuk Rasa Jilid III


 

Tapanuli Selatan,-

Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Bersatu Pembela Keadilan Sumatera Utara ( AMBPK Sumut) Kembali melakukan aksi unjuk Rasa jilid III didepan Kantor Inspektorat tapsel dan Kejaksaan Negeri Tapanuli Selatan, Selasa, 28-04-2026.

Adapun Tuntutan Mahasiswa dari aliansi AMBPK-Sumut yang melakukan aksi unjuk rasa antara lain: 

1. Meminta Kapolres Tapsel dan Kajari Tapsel supaya memanggil dan memeriksa Inspektorat Tapsel atas dugaan korupsi pada perjalanan dinas Inspektorat Tapsel senilai Rp.7.000.000.000,00.

2. Memanggil dan memeriksa Inspektorat Tapsel pada perjalanan dinas bimbingan teknis luar daerah (Jawa) senilai Rp.1.600.000.000,00 yang mana hal ini  tertuang di Swakelola Sirup LKPP Tahun 2025. 

Yuanda Permata Lubis selaku koordinator aksi menilai "Rencana anggaran perjalanan dinas Miliyaran lebih dan Bimtek Luar daerah 1,6 Miliyar Inspektorat Tapsel sudah sangat menciderai hati Masyarakat tapsel.

"Apalagi Tapsel baru saja diterjang musibah banjir yang menghancurkan banyak rumah warga dan perlu banyak renovasi kembali",Ujarnya.

Sebagai mahasiswa agent social of control kami akan terus mendesak Kajari Tapsel supaya memanggil dan memeriksa Inspektorat Tapsel. Rencana anggaran tersebut sangat tidak etis dan sangat tidak manusiawi ditengah-tengah kondisi masyarakat yang baru saja terkena musibah dan perlu pertolongan anggaran pemerintah untuk Renovasi. 

Andai saja anggaran 8,6 Miliyar tersebut dibuat untuk renovasi rumah warga yang terdampak bencana dengan anggaran 20 juta rupiah untuk 1 unit rumah, itu sudah cukup membantu para korban bencana alam dengan merenovasi 430 Rumah", Pungkasnya.

“Jika tidak ada tindakan dari APH kami akan terus menerus melakukan unjuk rasa sampai tuntutan kami ini di tanggapi, dan kami juga sudah melakukan Laporan Dumas dan sudah menyerahkan ke Kejaksaan Negeri Tapsel,"Tutupnya.(tim)


Posting Komentar

0 Komentar