Ketua Himpunan Sarjana Hukum (HSH) Kritik Kinerja Kapolres Labuhanbatu


 Medan,-

Ketua Himpunan Sarjana Hukum (HSH), Rahman Sirait, S.H., menyampaikan kritik tajam terhadap kinerja Kapolres Labuhanbatu (dalam konteks ini disebut AKBP Wahyu Hendra Jaya), terkait efektivitas pemberantasan narkotika di wilayah hukum Kabupaten Labuhanbatu dan Labuhanbatu Utara.

Rahman Sirait menilai klaim keberhasilan kepolisian dalam mengungkap kasus besar, termasuk penyitaan 50 kilogram sabu baru-baru ini, hanyalah upaya pencitraan yang gagal menutupi kenyataan pahit di lapangan.

Menurutnya, penangkapan tersebut tidak menjawab kegelisahan masyarakat karena peredaran narkoba masih sangat masif hingga ke pelosok desa. Pertanyaannya, apakah dengan penangkapan 50 kilogram tersebut Labuhanbatu sudah benar-benar bersih yang namanya narkoba???!!! Jawabannya jelas tidak.

“Kami membaca ada pola yang berbahaya, jangan sampai tindakan kepolisian hanya menguntungkan sebagian pihak bandar dan membersihkan pihak lain yang mungkin tidak memiliki 'komunikasi' dengan oknum tertentu, sementara barang haram tersebut tetap beredar luas," Tegas Rahman Sirait dalam keterangannya hari ini.(10/5).

HSH menyoroti kontras situasi antara tindakan aparat dengan inisiatif mandiri masyarakat. Sebagai contoh nyata, Kecamatan Panai Tengah kini mulai bersih dari narkoba bukan karena operasi kepolisian semata, melainkan hasil perjuangan panjang warga yang kompak.

Masyarakat Panai Tengah menempuh jalur demonstrasi di Polsek hingga mengirim perwakilan ke Mabes Polri, bahkan melahirkan lagu ekspresi kekesalan terhadap narkoba sebagai bentuk perlawanan budaya. Kondisi ini sangat berbanding terbalik dengan wilayah tetangganya, Kecamatan Panai Hilir, yang dilaporkan masih menjadi sarang peredaran narkoba yang memprihatinkan.

"Kami menghimbau seluruh masyarakat di Kabupaten Labuhanbatu dan Labuhanbatu Utara untuk bersatu dan berani bergerak seperti yang sudah dicontohkan oleh warga Panai Tengah. Kekompakan masyarakat adalah kunci utama ketika penegakan hukum dirasa hanya menyentuh permukaan atau bersifat seremonial belaka," Tambah Rahman.

HSH menuntut transparansi dan langkah konkret dari Kapolres Labuhanbatu untuk membongkar jaringan narkoba hingga ke akar-akarnya dalam perjuangan ini Kasat Narkoba AKP. Hendriyanto, S.H M.H menjadi ujung tombaknya dan jika tidak mampu Kapolres harus segera Copot, tanpa tebang pilih, guna memastikan keamanan dan masa depan generasi muda di Wilayah Hukum Polres Labuhanbatu. (Tim)


Posting Komentar

0 Komentar